Modifikasi SUZUKI Smash Airbrush Putih Mutiara

Putih mutiara menjadi warna utama Smash milik Uncu. Proses pengecatan seharusnya berjalan lancar karena motif airbrush grafis yang diterapkan tidak rumit. Ternyata ada hal tak terduga yang bisa membuat proses pengecatan bisa bermasalah dan gagal. Proses pengecatan yang diterapkan tetap sama, tidak ada tahapan yang seharusnya membuat hasil akhir menjadi bermasalah. Persiapan media yang akan di cat ulang sudah sebagaimana mestinya. Seluruh body motor diampelas dan dilapisi epoxy filler dan dikeringkan.

Lanjut ketahap pengecatan, seluruh body motor dilapisi dengan cat putih. Setelah itu lapisan cat mutiara putih diberikan satu lapis tipis guna mendapatkan efek mutiara. Body motor yang sudah kering diberikan grafis minimalis dengan kombinasi warna merah, biru serta abu-abu metalik.


Setelah selesai di airbrush, seluruh body Smash pun dilapisi dengan clear coat. Berharap hasil yang lebih baik dari biasanya, saya memilih blinken agar kilap yang dihasikan lebih maksimal. Kwalitas clear coat yang lebih baik dari beberapa merk yang biasa saya pakai, seharusnya membuat saya dan Uncu puas dengan hasil akhirnya.

Akan tetapi kenyataan nya tidak seperti yang diharapkan. Body motor seakan tidak menerima lapisan clear coat. Tidak ada yang salah dengan bahan cat yang digunakan, begitu juga dengan proses pengecatan nya. Setelah ditelusuri penyebab persoalan ternyata dari kain lap jenis sponge yang saya gunakan untuk membersihkan body motor sebelum melapisi clear coat.

Kain lap tersebut  kena semir ban dan bahan pengilap cat. Sehingga body Smash yang dibersihkan dengan sponge tersebut menjadi berminyak dan tidak menerima lapisan clear coat. Kelalaian ini tidak bisa diatasi lagi meski beberapa trik sudah diterapkan. Seperti menunggu lapisan clear coat kering kemudian diampelas lagi dengan kertas ampelas ukuran 1000. Setelah lapisan clear coat yang bermasalah hilang, kemudian dilapisi dengan lapisan baru. Tapi nihil, persoalan yang sama masih saja terjadi.

Satu-satu nya jalan keluar dari permasalahan yang ditemui yaitu memulai lagi proses pengecatan dari awal. Seluruh body kembali diampelas dan dilapisi epoxy filler. Semua proses pengecatan dan airbrush Smash Uncu dikerjakan dari awal lagi. Mengambil pelajaran dari pengalaman menggunakan kain lap/sponge yang berminyak, saya menerapkan satu kain lap khusus untuk pengecatan dan tidak digunakan untuk keperluan lain.

Akhirnya pengecatan smash airbrush putih mutiara pun selesai. Hanya saja motif airbrush sedikit berkurang lantaran waktu pengerjaan yang singkat. Pengecatan bak mesin, bak magnet, lengan ayun, foot step boncengan dan sokbreaker depan tidak bermasalah karena pengerjaan nya setelah semua body motor selesai digarap.