Cara mendempul body motor


Pada saat pengecatan ulang, body motor tidak selalu dalam keadaan baik. Retak, baret bahkan pecah sering ditemukan. Agar mendapatkan hasil pengecatan  yang baik, body yang dalam keadaan kurang baik diperbaiki terlebih dahulu. Setelah itu didempul dengan dempul plastik agar kembali rata dan mulus. Berikut kita bahas tentang cara mendempul body motor dan trik agar hasil pengecatan bisa maksimal.


Dempul plastik terdiri dari dua kompon, penambahan hardener / pengeras diberikan dengan perbandingan 100: 2 sesuai petunjuk pada kemasan produk. Untuk mengaduk nya bisa menggunakan kape / sendok dempul dimana dempul yang sudah tercampur hardener segera dipakai sebelum mengeras. Jangan pernah memasukkan sisa nya ke dalam kaleng kembali, karena akan merusak dempul yang belum tercampur harderner.

Salah satu trik yang biasa saya terapkan dalam mendempul body motor yaitu, dempul diaplikasikan setelah seluruh body dilapisi dengan epoxy filler. Tujuannya agar memudahkan mengetahui bagian mana yang perlu didempul dan mana yang tidak. Sebab epoxy filler membantu menutupi baret halus yang tidak tampak pada body sebelum dilapisi epoxy filler.


Proses pengamplasan dempul baru bisa dilakukan setelah melewati proses pengeringan. Lama nya tergantung pada suhu, jika mengikuti petunjuk pada kemasan produk, dempul akan mengering setelah 1 jam pada suhu 30 derajat celcius. Setelah itu dempul diamplas dengan kertas pasir / amplas, bisa dibantu air maupun kering.

Untuk pengamplasan kering, akan lebih cepat jika menggunakan kertas amplas berbahan kain. Hanya saja debu dempul akan berterbangan dan patut diperhitungkan untuk kesehatan. Jika menerapkan metoda pengamplasan basah, debu dempul akan langsung mengendap kedalam air.

Setelah hasil pengamplasan rata, body motor yang didempul dilapisi kembali dengan epoxy filler. Tujuannya agar cat bisa melekat dengan baik. Proses pengecatan bisa dilakukan setelah lapisan epoxy filler kering sempurna.