Honda CB150R jangan lepas striping tangki

Hal pertama yang jadi perhatian saat Honda CB150R ini mampir ke bengkel yaitu cat putih asli bawaan motor yang masih mulus. Lengkap dengan striping asli yang menempel di beberapa bagian part motor. Kondisi yang masih terjaga karena usia pakai masih hitungan bulan, juga lantaran kepribadian pemilik motor yang cukup telaten merawat motornya.

Ditanya soal modifikasi untuk CB150R, empunya motor cuma bisa tersenyum. Belum ada keinginan untuk memodifikasi motor karena kondisi standar yang sudah keren dan kokoh sesuai seleranya. Belajar dari pengalamannya memodifikasi motor sport 125, kali ini doi membiarkan motornya dalam kondisi standar tanpa modifikasi sedikit pun.


Tapi setelah dipelototin, rekan-rekan pasti juga melihat sesuatu yang eneh pada CB150R ini. Awalnya saya sendiri merasa pemilik motor betul-betul kapok dan anti dengan modifikasi. Setelah memperhatikan tutup rantai yang terpasang dengan sebuah kedudukan baut yang sudah diakali, terbukti hasrat ingin memodifikasi sebenarnya masih ada. Hanya saja kondisi yang masih sangat baik membuat rasa enggan untuk utak-atik motor.

Ditanya soal tutup rantai, doi tertawa dengan dalih tertarik dengan tutup rantai motor sport 150 beda pabrikan. Ternyata keinginan untuk memodifikasi masih membuat tangannya gatal. Berawal dari tutup rantai, bakal berlanjut ke tahap lebih berat saat dana cukup.

Doi mengaku sempat kepikiran untuk melepas striping asli agar tampilan motor jadi putih polos. Tapi setelah memperhatikan striping pada bagian tangki terpasang berbeda dengan bagian lain, niat melepas pun diurungkan. Striping yang terlihat menyatu dengan lapisan clear coat diprediksi bakal meninggalkan bekas jika memaksa untuk melepas.

Diperkuat dengan penjelasan tentang striping Kawasaki Ninja 150R yang juga pernah mengalami hal serupa, akhirnya doi jadi makin mantap untuk tidak coba-coba melepas striping asli  pada CB150R nya.