Perlakuan Salah Terhadap Baut dan Mur

Tips sederhana seputar motor kali ini membahas tentang baut dan mur, meski sederhana tapi masih sering juga terjadi kesalahan dalam memperlakukan dua sejoli ini dalam penggunaan nya. Biar lebih jelas, kita bahas saja lebih dalam agar bisa menjadi referensi bersama.

Meski memiliki ukuran yang sama, baut dan mur belum tentu bisa berpasangan. Perbedaan terdapat pada ulir atau drat, ada yang kasar dan halus. Tindakan memaksa untuk bisa menyatukan baut berulir halus dengan mur yang drat nya kasar, bisa merusak keduanya.


Sekilas ukuran yang terlihat sama memicu kesalahan dalam memasangkan baut dengan mur. Padahal ulir yang berbeda akan membuat baut dan mur terasa seret saat dipasang. Jika menemukan kejadian seperti itu, sebaiknya perhatikan lagi penyebab nya, apakah karena kotoran atau memang drat yang tidak sama. Hal lain yang sering memicu perlakuan salah terhadap baut dan mur yaitu arah putar ulir/drat, dimana ada yang dipasang searah jarum jam dan sebalik nya ada yang dipasang dengan arah berlawanan jarum jam.

Seperti pada spion kanan motor pabrikan Yamaha pada umum nya memiliki ulir dengan arah putar berlawanan arah jarum jam. Begitu juga dengan drat pada mur nya, sehingga tidak bisa diganti dengan mur biasa yang arah putar nya searah jarum jam. Hal ini pula yang kerap kali ditemukan pada saat ingin membuka spion dari kedudukannya. Niat awal ingin membuka tapi malah berakibat terpasang semakin erat.

Sekian dulu rekan-rekan semua,semoga bermanfaat. Pada kesempatan yang akan datang, akan kita bahas berbagai tips mudah seputar motor lainnya.