Umur pakai normal busi sepeda motor

Rekan-rekan MotorExpose, hal berikut ini mungkin jarang sekali kita perhatikan. Ternyata pada kemasan produk busi sepeda motor sudah tertera umur pakai normal, seperti pada busi Denso yang dikemas untuk suku cadang pabrikan motor.

Bagi rekan-rekan yang sudah pernah mengganti sendiri busi motor nya, mungkin sudah tidak asing lagi jika melihat batasan 4000 km sebagai ambang pemakaian normal busi. Tapi tentu saja tidak untuk semua jenis busi motor, beberapa tipe busi memiliki batasan yang lebih lama lagi.


Tapi kenyataan yang ditemui, busi bisa tahan sampai tahunan dengan jarak tempuh yang melebihi umur pakai normal. Beberapa faktor bisa menyebabkan busi tahan lama, diantaranya settingan motor yang tepat dan busi yang dipakai adalah barang asli.

Pembakaran yang tidak sempurna bisa membuat busi cepat mati. Settingan yang terlalu basah menyebabkan pembakaran tidak tuntas sehingga timbul arang di ruang bakar. Hal ini bisa terlihat dengan warna busi yang menghitam. Sebaliknya settingan yang terlalu kering juga mengakibatkan umur busi menjadi pendek, bisa ditandai dengan busi yang memutih.

Untuk busi yang kwalitas nya tidak jelas atau barang yang tidak asli, tentu saja daya tahan nya tidak akan seperti produk asli. Produk ini banyak beredar di pasaran dan harap berhati-hati dalam membeli busi motor. Saat kita mengambil patokan pada umur pakai normal, sebaiknya ikuti saja anjuran pabrikan untuk mengganti busi setelah mencapai batasannya.

Sedikit catatan bagi rekan-rekan yang sering membersihkan kepala busi dengan amplas, jangan lupa setel ulang jarak celah busi sesuai anjuran. Sekian dulu rekan-rekan semua, semoga bermanfaat dan bisa kita jadikan referensi bersama. Jangan lupa ikuti terus MotorExpose, kita akan kupas berbagai hal seputar sepeda motor, tidak sebatas airbrush dan modifikasi saja.