Hati-hati menambahkan stabil stang kemudi

Stabil stang kemudi untuk beberapa tipe sepeda motor tidak menjadi fitur asli bawaan pabrik, hal ini mengundang pemilik untuk melakukan sedikit modifikasi agar bisa menerapkan nya pada motor kesayangan. Tapi ada hal kecil yang sebaiknya diperhatikan agar tidak menimbulkan persoalan nantinya.

Seperti Yamaha Mio Sporty milik rekan kita yang datang ke bengkel dengan keluhan gas motor nya tidak kembali. Pada saat tombol starter dipencet sambil menarik tuas rem sekedarnya, motor nyala dan langsung jalan. Spontan membuat pemilik yang dalam keadaan tidak siap menghadapi kejadian tak terduga tersebut menjadi kewalahan mengendalikan motornya kemudian terjatuh.


Dugaan awal si empunya motor, penyebabnya lantaran per pembalik pada karburator tidak bekerja dengan baik. Tapi tentu saja itu jarang terjadi, karena per pembalik pada karburator tipe vakum, cukup mumpuni untuk mengembalikan grip gas pada kondisi semula.

Setelah ditelusuri, ternyata karet handgrip menempel pada stabil stang kemudi. Celah yang sempit membuat grip gas tertahan setelah dipelintir dan tidak kembali pada posisi awal. Usut punya usut, kronologi nya beberapa anak bermain di dekat motor pada saat parkir. Salah seorang yang duduk diatas jok memainkan grip gas dan meninggalkan motor dalam keadaan grip gas yang separuh terbuka. Begitu pemilik motor kembali dan menyalakan mesin dengan santai seperti biasanya, saat itulah kejadian naas itu menimpanya.

Setelah dipastikan bahwa penyebab nya adalah karet handgrip yang tertahan oleh stabil stang, langkah sederhana untuk perbaikan pun diambil dengan memotong karet handgrip agar tercipta celah yang aman dengan stabil stang.

Rekan -rekan semua, semoga pengalaman ini mengingatkan kita untuk hati-hati menambahkan stabil stang kemudi agar tidak mengalami hal yang serupa. Meski pun sepele dan jarang terjadi, ternyata hal kecil yang dianggap remeh itu juga bisa berakibat fatal.