Beda Cara Cepat Mengganti V-belt Honda Vario dengan Yamaha Mio

Rekan-rekan semua, sepertinya sudah menjadi kebiasaan bagi pengguna motor matic untuk mengganti v-belt apa  bila sudah putus saja. Padahal gejala dini kerusakan sudah bisa terdeteksi sejak awal dan sebaiknya segera melakukan penggantian. Berbagi pengalaman kali ini tentang beda cara cepat mengganti v-belt Honda Vario dengan Yamaha Mio, dimana kedua konsumen yang datang sama-sama dalam keadaan v-belt putus.

Kronologisnya, pemilik Honda Vario datang menjelang sore dengan tujuan perjalan jauh dan hanya kebetulan lewat. Mampir ke bengkel lantaran v-belt matik nya putus dan harus segera melanjutkan perjalan sebelum gelap. Tentu saja penggantian v-belt semata menjadi tujuan si empunya motor, dimana bongkar bak CVT dikerjakan dengan cepat begitu juga dengan melepas puli primer dan sekunder.

Posisi puli Honda Vario 110 lebih menjorok kedalam, sehingga untuk memasang v-belt baru harus melepas puli primer dan sekunder. Setelah v-belt terpasang dibagian puli primer, kemudian dilanjutkan dengan memasang puli sekunder. Tuntas mengencangkan semua baut-baut, bak CVT dipasang kembali dan pemilik motor bisa melanjutkan perjalanannya. 
Tak lama berselang, pemilik Yamaha Mio Sporty datang dengan kondisi yang sama. Tapi memasang v-belt baru bisa lebih cepat karena posisi puli cukup menjorok keluar dan tidak harus melepas puli primer. Cukup dengan melepas puli sekunder, v-belt baru sudah bisa terpasang.

Posisi puli ternyata membuat beda cara cepat mengganti v-belt Honda Vario dengan Yamaha Mio Sporty. Sesuai kondisi dan situasi yang menuntut untuk harus menyelesaikan pemasangan v-belt dengan cepat, lantaran konsumen butuh segera melanjutkan perjalanannya menjelang gelap.
Sedikit catatan bagi rekan-rekan yang ingin mengganti v-belt sendiri, pada saat pemasangan arah panah yang terdapat pada v-belt sebaiknya menghadap kedepan, jangan terbalik seperti gambar ilustrasi diatas. Dan untuk kondisi normal, saat mengganti v-belt  sebaiknya lakukan pembersihan terhadap puli primer dan sekunder serta memberi gemuk khusus CVT sesuai anjuran pabrikan motor.

Sekian dulu rekan-rekan, semoga bermanfaat dan menambah referensi kita bersama. Terus ikuti, karena kita akan terus berbagi banyak hal seputar sepeda motor, tidak sebatas airbrush motor dan modifikasi saja.