Penyabab hasil pengecatan rusak dan tidak memuaskan

Rekan-rekan semua, bagi yang pernah melakukan pengecatan ulang pada body cover sepeda motor sendiri mungkin pernah mengalami kegagalan dalam mendapatkan hasil akhir yang baik. Beberapa hal bisa menjadi penyebab hasil pengecatan rusak dan tidak memuaskan. Untuk lebih jelasnya, yuk kita bahas lebih dalam lagi.

Pertama, untuk tipe body motor yang berwarna hitam dan masih asli bawaan pabrikan motor tertentu biasanya tidak bisa senyawa saat di cat ulang. Akibatnya hasil pengecatan akan timbul retak-retak, meskipun sudah dilapisi dengan epoxy filler sebagai dasar.
Ada trik untuk memastikan, apakah body motor aman untuk di cat ulang. Salah satunya dengan meyiram thinner ke body motor. Apa bila cat nya luntur, maka sebaiknya seluruh cat dihilangkan dengan thinner menggunakan alat bantu kuas atau sikat gigi bekas.

Biasanya hanya body motor dengan warna cat hitam yang masih bawaan asli yang sering bermasalah untuk di cat ulang. Tapi dengan trik yang sudah kita bahas tadi semoga bisa mengantisipasi kegagalan untuk mendapatkan hasil akhir yang baik.

Kedua, body motor yang pernah di cat ulang dan diberi lapisan clear coat. Tahap pengecatan ulang body motor yang sudah dilapisi dengan lapisan anti gores ini, tidak bisa langsung di cat setelah diamplas. Karena akan mengakibatkan hasil pengecatan body motor menjadi keriput seperti kulit jeruk.

Untuk mengatasi agar tidak terjadi kegagalan dalam mendapatkan hasil yang diinginkan, sebaiknya pengerokan cat lama dengan bantuan kertas amplas dilakukan sampai lapisan clear coat terkikis rata. Dan setelah itu memberi lapisan epoxy filler mutlak dilakukan agar hasil cat tidak bermasalah.

Sedikit catatan untuk tahap mengerok cat lama pada body motor yang terbuat dari plastik, sebaiknya tidak menggunakan soda api. Beda hal nya untuk tangki motor sasis mau pun velg palang yang terbuat dari logam, menggunakan soda api / paint remover boleh diterapkan.

Ketiga, body motor yang pernah dilapisi dengan cat semprot kaleng. Jika cat lama tidak dikerok sampai habis, biasanya akan menunjukkan gejala yang sama dengan cat asli body motor yang berwarna hitam. Proses mengerok cat lama dengan bantuan kertas ampelas tentu saja sangat membosankan dan repot.

Hal ini hendaknya menjadi pertimbangan juga bagi yang ingin mengecat ulang body motor dengan cat semprot kaleng. Karena pada saat ingin menggunakan cat NC atau PU akan terdapat masalah, terkecuali kita  menggunakan cat semprot kaleng lagi.

Sedikit catatan agar tidak membingungkan, tidak semua cat asli warna hitam pada body motor akan bermasalah saat dicat ulang. Hanya untuk merk motor tertentu saja, tapi yang jelas kita sudah bahas cara mendeteksinya. Siram saja dengan thinner, jika cat hitam luntur artinya akan bermalah jika dilakukan pengecatan ulang. Solusinya harus dibuang dengan thinner sampai habis.