Cara korter blok silinder motor dan tujuannya

Rekan-rekan semua...beberapa istilah dalam dunia bengkel sepeda motor bisa saja membingungkan, seperti korter, reamer, oversize, boring, bore up, liner dan banyak lagi. Berhubung kali ini kita mau membahas cara korter blok silinder motor sekalian kita kupas juga tentang hal-hal yang masih berhubungan.

Korter blok silinder bisa juga diartikan sama dengan reamer blok silinder, dimana tujuannya untuk membesarkan ukuran diameter liner blok agar bisa diisi dengan piston ukuran lebih besar dari sebelumnya. Biasanya dilakukan untuk memperbaiki liner blok silinder yang sudah aus. Patokan membesarkan diameter liner blok silinder adalah piston yang akan digunakan.

Agar tidak rancu dan membuat bingung, yuk kita bahas lewat cerita tentang rekan kita yang sama-sama hendak melakukan korter blok silinder Honda Karisma nya, sementara kita juga sedang memperbaiki Yamaha Jupiter Z yang juga harus menaikkan ukuran piston karena sudah aus.

Lantaran sama-sama tidak punya alat korter blok silinder, cara yang paling gampang untuk ditempuh yaitu membeli piston set ke toko onderdil yang juga menyediakan jasa korter. Blok silinder yang kita bawa akan dilihat tingkat keausannya dan diberi tahu berapa ukuran piston yang akan dipasang. Setelah kita setujui, maka blok silinder akan dikorter sesuai dengan besar piston yang akan dipasang.

Hanya dengan menunggu setengah jam, pengerjaan selesai dan blok silinder yang sudah dikorter bisa dibawa lagi ke bengkel untuk dirakit kembali. Cara ini bisa ditempuh bagi rekan-rekan yang ingin bongkar mesin untuk memperbaiki motor sendiri. Tapi jangan lupa, piston set nya dibawa pulang juga karena sudah kita beli, hehe...

Beda dengan rekan kita yang waktu itu sama-sama ingin korter blok silinder Honda Karisma, lantaran sudah membeli piston set di toko lain maka dia hanya ingin korter blok saja. Permintaannya untuk membesarkan sesuai oversize piston 0.5 tidak bisa dikerjakan karena piston yang sudah dibelinya tidak dibawa saat hendak korter blok silinder.