Arah pasang ban motor dan dampaknya

Rekan-rekan... sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya terjatuh juga. Bertahun-tahun menggeluti jenis pekerjaan yang sama seharusnya tidak terjadi kesalahan yang terlihat konyol dan lucu. Bukan lantaran ingin gaya dan modif, tapi tidak konsentarasi dalam mengerjakan apa yang sedang dikerjakan akhirnya arah pasang ban motor menjadi terbaik dan tidak sesuai dengan petunjuk yang terdapat pada ban motor. Syukur terjadinya pada motor sendiri bukannya milik konsumen, apakah ada dampaknya jika salah arah pemasangan ban motor?


Sepertinya memang ada rekan-rekan... ban dengan spek harian dimana tujuannya bisa bekerja dengan baik di jalanan kering mau pun basah. Alur ban yang didesain pabrikan sedemikian rupa agar bisa menapak baik di aspal  kering dan tetap maksimal di saat harus melibas jalanan basah kala hujan. Nah...jika terbalik memasangnya, alur ban yang seharusnya membelah air dan menyibak nya malah tidak bekerja seperti yang diharapkan.

Ujung-ujungnya ban terasa lebih licin meski kondisi masih baru dibandingkan terpasang sebagaimana mestinya. Disisi lain, tekanan angin ban motor yang terlalu keras membuat permukaan ban kurang menapak ke aspal dan bidang sentuh menjadi sedikit. Bandingkan dengan ban yang diisi dengan tekanan angin sesuai petunjuk masing-masing ban, maka akan terasa kinerja ban yang lebih baik dan memberi rasa nyaman saat tiba-tiba harus bertemu jalanan basah mau pun keriting.

Ternyata lengkap dan tidak hanya arah pasang ban saja yang mesti diperhatikan saat memasang ban motor, rekan-rekan semua... Tekanan angin yang disarankan, petunjuk jenis ban tube tipe dan tipe tubeless juga terdapat pada ban beserta batasan beban maksimum dan kecepatan maksimum. Lantaran hanya sering memasang saja, petunjuk-petunjuk yang tertera pada ban jarang diperhatikan. Termasuk penggunaan untuk balap saja dan harian serta ban tipe kering mau pun basah yang terkadang digunakan tanpa peduli aturan pemakaian.

Dampaknya tidak hanya usia pemakaian ban motor yang menjadi berkurang tapi kinerja ban turut menurun dan faktor keamanan saat berkendara menjadi taruhannya. Sedikit catatan disamping arah pasang ban motor yang benar, tekanan angin ban yang kurang rawan menyebabkan velg motor peyang saat tiba-tiba melindas lubang dan tidak bisa menghindarinya.