Alat papas kem sederhana dari dinamo bekas

Rekan-rekan... kreatif dan sedikit memutar otak untuk bisa mendapatkan alat bantu kerja, rasanya boleh-boleh saja. Apa lagi jika bisa menghemat banyak uang apa bila menggunakan alat bantu hasil rakitan sendiri seperti alat papas kem sederhana yang menggunakan dinamo bekas pompa air.

Secara prinsip, batu gerinda yang ditempel ke dinamo membutuhkan sedikit penyesuaian karena fungsi asli nya bukan untuk memapas kem. Tapi dengan bantuan tukang las, kedudukan batu gerinda bisa pas terpasang dan lumayan center. Hasilnya, pengerjaan modifikasi noken as sedikit lebih mudah dibandingkan menggunakan gerinda tangan seperti yang sudah dibahas beberapa waktu lalu.


Baca lagi : Pengalaman Modifikasi Noken As Tanpa Alat Bubut Kem

Keuntungan menggunakan dinamo bekas pompa air tentu saja dari biaya yang bisa dihemat, cara membuatnya sangat mudah dan hanya menambahkan batu gerinda bulat yang halus dengan harga terjangkau. Hanya mengeluarkan ongkos untuk jasa las, maka alat yang diinginkan pun sudah jadi.

Tapi dalam menggunakan nya, sebaiknya dinamo diletakkan / dipasang di atas meja dengan menggunakan kedudukan baut yang sudah terdapat pada dinamo. Tujuannya agar proses pemapasan kem bisa dilakukan dengan tenang dan hasilnya bisa lebih baik.

Kekurangan nya, noken as yang akan dipapas terpaksa harus dipegang dengan tangan lantaran tidak memiliki kedudukan yang lengkap seperti mesin bubut kem yang sudah siap jadi. Namun setidaknya cara ini jauh lebih baik dari pada menggunakan gerinda tangan.

Dinamo bekas pompa air memiliki kecepatan putaran yang lumayan tinggi, jadi untuk mengakali nya penambahan alat bantu penurun tegangan listrik bisa membuat putaran menjadi lambat dan bisa disesuaikan dengan keinginan kita saat memapas kem. Berkenaan dengan alat bantu tersebut pada sesi berikutnya akan kita bahas agar bisa menjadi referensi kita bersama.