Tips memilih lokasi bengkel untuk pemula

Rekan-rekan... baru setengah tahun menjalani usaha bengkel dan pengecatan serta airbrush di lokasi baru, sebuah Toyota Kijang langsung nangkring didepan bengkel. Sukses besar kah ?... wkwkwk... ternyata tidak, kurang pertimbangan saat memilih lokasi bengkel berujung derita yang silih berganti. Bagi yang juga masih pemula dan ingin mendirikan usaha bengkel sepeda motor kecil-kecilan ada baiknya membaca tips berikut agar terhindar dari kemacetan omset.

Meski sudah lebih dari 12 tahun menjalani profesi yang sama dan seliweran kesana-kemari sembari gotong bengkel alias berpindah-pindah, yah... namanya manusia sewaktu-waktu bisa berbuat kesalahan, bak sepandai-pandai tupai melompat... sekali-kali jatuh juga. Pada awalnya asumsi lokasi yang strategis tidak terlalu berpengaruh terhadap perkembangan bengkel, ternyata salah...


Apes, lokasi baru yang seharusnya mudah terlihat oleh konsumen dan khalayak ramai malah sering terhalang oleh mobil yang parkir menutupi seluruh bagian bengkel kecil yang menjadi markas baru. Jangankan untuk terlihat dengan mudah, akses keluar masuk bengkel pun terhalang sehingga bikin repot saat menjalankan aktivitas bengkel. Sabar dengan kondisi yang ada memang menjadi kunci untuk menjaga hati tetap bersih dalam mencari rejeki yang halal untuk anak-anak dan istri. Tapi karena hampir setiap hari selalu silih berganti kendaraan yang parkir di depan bengkel, akhirnya menjadi bahan pertimbangan tersendiri untuk masa yang akan datang dalam memilih lokasi bengkel.

Walah... kok jadi curhat ? Hehe... bukan begitu rekan-rekan, pengalaman ini sepertinya menjadi catatan kecil yang penting untuk dipertimbangkan apa lagi pemula yang ingin membuka usaha bengkel dan ingin menyewa sebuah tempat untuk aktivitas bengkel kecil-kecilan. Ternyata lokasi strategis memang sangat mempengaruhi dalam kelancaran aktivitas bengkel dimana ujung-ujungnya omset bengkel yang menjadi taruhan nya.

Baca Juga :  Cara mendirikan usaha bengkel sepeda motor untuk pemula

Kesimpulan nya, tips memilih lokasi bengkel untuk pemula : Carilah lokasi yang cukup strategis yang mudah ditemukan dan berada pada jalur lalu lintas yang ramai. Sedapat mungkin, usahakan bangunan yang disewa berdiri sendiri sehingga bagian samping dan belakang bisa dimaksimalkan untuk aktivitas bengkel. Karena lokasi yang kurang strategis akan mempengaruhi terhadap calon konsumen baru dan membuat bingung pelanggan dalam mencari lokasi baru yang menjadi tempat menjalankan usaha sehari-hari. Jika lokasi usaha sudah mumpuni, maka strategi untuk mempercepat perkembangan usaha bengkel tidak akan sia-sia dan bisa diterapkan segera.

Baca Juga : Strategi menjalankan usaha bengkel bagi pemula

Sekian dulu rekan-rekan, semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi kita bersama. Ikuti terus MotorExpose karena kita akan terus berbagi informasi seputar bengkel dan dunia sepeda motor, tidak sebatas airbrush dan modifikasi saja.