Deteksi penyebab karburator banjir

Rekan-rekan... jangan dikira perangkat kecil yang dikenal dengan sebutan jarum pelampung dan terdapat dalam karburator tidak bisa bikin kantong tekor. Cara kerjanya sangat sederhana tapi fungsinya sangat terasa pada kinerja mesin sepeda motor. Sering kali karburator motor bermasalah dengan banyaknya bensin yang terdapat pada mangkuk karburator lalu keluar dan berceceran, disebabkan lantaran jarum pelampung. Apa saja yang perlu kita ketahui seputar jarum pelampung agar paham saat proses deteksi penyebab karburator banjir? Yuk... kita kupas lebih dalam.



Jarum pelampung terganjal kotoran atau kerak

Tangki bahan bakar yang kotor banyak kerak, bisa terbawa ke slang minyak... apa lagi saringan minyak tidak ada, resiko kerak menjadi penyebab jarum pelampung tidak menutup laju bensin menuju mangkuk karburator semakin besar. Ujung-ujungnya bahan bakar mengucur terus dan akhirnya keluar dari karburator alias banjir.

Untuk sepeda motor yang menggunakan kran vakum, jika kran masih berfungsi dengan baik... saat motor tidak nyala memang tidak akan ada bensin yang terbuang, tapi saat mesin sudah nyala maka bensin akan penuh dalam mangkuk dan terbuang sia-sia. Sementara untuk motor dengan kran manual, karburator bakal segera banjir dengan tumpahan minyak yang deras. Solusinya harus bongkar karburator dan bersihkan lubang saluran bensin yang seharusnya tertutup rapat oleh jarum pelampung.


Stel ulang ketinggian jarum pelampung, apakah menyebabkan karburator banjir?

Penyetelan ulang ketinggian pada jarum pelampung sebenarnya tidak perlu karena tidak menyebabkan karburator bisa banjir. Ketinggian jarum hanya mempengaruhi banyak sedikitnya bensin yang terdapat pada mangkuk karburator. Jadi jika ketemu kasus motor yang karburator nya banjir bensin, tidak perlu menyasar bagian yang satu ini dan tidak perlu pula diutak-atik.

Sekian dulu rekan-rekan... semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi bersama.