Mengatasi Baut Penahan Noken As Suzuki Satria FU Patah

Rekan-rekan... satu hal lagi yang menjadi catatan kecil saat menangani kasus yang ditemui dibengkel, yaitu mengatasi baut penahan noken as Suzuki Satria FU patah. Lho... kok bisa ? Yap, sepertinya baut yang digunakan sudah tidak asli lagi sehingga bahannya tidak kuat... penyebab lainnya baut kepanjangan sehingga mentok, tapi masih saja dipaksa untuk mengunci... akhirnya patah :(
Trus... apa dampak dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk... kita bahas lebih dalam lagi.


Kejadian ini sebenarnya sangat jarang terjadi, sebab kepentingan untuk bongkar pasang isi kepala silinder pada Suzuki Satria FU boleh dikatakan tidak diperlukan... karena tidak ada yang perlu disetel pada saat servis ringan sekalipun. Celah klep sudah diatur oleh sim sesuai ketebalan yang dibutuhkan. Tapi jika sim sudah aus dan dibutuhkan penggantian, sebaiknya diserahkan kepada yang ahli. Bukannya tidak bisa dilakoni sendiri, tapi sebagai antisipasi agar tidak terjadi kerusakan pada komponen mesin.

Baut yang patah ini, sudah seperti ini setelah berhasil membuka kop silinder. Dampaknya noken as yang biasa juga disebut dengan kem... tidak terkunci dengan erat dan seimbang oleh penahan nya. Salah satu penyumbang suara berisik pada bagian kepala silinder disamping sim yang sudah tipis dan ujung noken as yang sudah aus. Pada saat kem bekerja menekan klep, bagian penahan yang baut nya patah menjadi sedikit terangkat dan  membuat celah pada ujung kem... dan akan menimbulkan suara berisik seiring putaran mesin. Makin kencang putaran mesin... bunyi-bunyian makin rame, hehe :)

Pada awalnya, metoda kontra mur digunakan untuk melepas baut yang patah. Panjang baut yang tersisa masih memungkinkan untuk menggunakan cara sederhana ini. Tapi kerasnya bukan main... dari pada beresiko patah lagi, akhirnya minta bantuan jasa las untuk membuka. Alhasil, baut yang patah berhasil dikeluarkan dengan selamat tanpa merusak drat nya.

Alamak... kecil tapi bikin repot, jika dibiarkan malah membuat proses perbaikan tidak sempurna. Sisa baut yang patah langsung dilempar jauh-jauh dan diganti dengan baut yang memiliki panjang sesuai kebutuhan dan kualitas yang mumpuni untuk membuat penahan noken as bisa menjepit sempurna. Jadi, sedikit catatan yang perlu untuk diperhatikan saat bongkar pasang komponen motor... perhatikan panjang dan kualitas baut yang digunakan... jika mengganti baut yang sudah aus atau slek, sebaiknya gunakan baut asli seperti bawaan motor atau pilih yang memiliki kualitas mumpuni agar tidak menimbulkan masalah.

Sekian rekan-rekan... semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi kita bersama.