Beda Air Aki Keras Dengan Lunak dan Cara Menggunakan nya

Rekan-rekan... bagi yang masih menggunakan aki tipe basah untuk sepeda motor kesayangan, ada baiknya rutin melakukan pengecekan terhadap air aki dan melakukan perawatan dengan penambahan air aki maupun melakukan pengecasan ulang. Dipasaran terdapat dua jenis air aki / accu yaitu keras dan lunak, bagaimana cara menggunakan nya ? yuuk... kita bahas lebih dalam.


Untuk aki baru harus diisi dengan air aki keras, biasanya sudah disediakan langsung bersama kemasan saat kita membeli nya. Pengisian air bisa dilakukan sendiri dengan catatan, batas ketinggian air aki harus sesuai dengan yang diatur pada masing-masing aki.

Mengisi terlalu banyak akan membuat tampuk aki menjadi mudah bergaram dan tentunya air aki akan keluar dari saluran pembuangan yang terdapat pada bagian atas aki. Penting untuk diperhatikan, seharusnya untuk pembuangan air aki, perhatikan slang pembuangan untuk tidak mengenai bagian motor karena akan memicu karat dan berujung keropos.

Setelah lama dipakai, air aki akan berkurang dan berujung aki rusak jika dibiarkan dalam waktu lama. Sebaiknya pemeriksaan berkala selalu dilakukan dan penambahan air aki hendaknya diberikan jika batas terendah sudah terlewati dan jika perlu lakukan pengecasan ulang agar aki tetap kuat dan bekerja dengan baik.

Untuk penambahan air aki yang sudah dipakai, jenis air aki lunak yang gunakan sampai batasan yang tertinggi pada aki. Sering kali keraguan untuk menggunakan jenis air aki keras dan lunak yang menjadi persoalan dalam merawat aki motor sendiri. Tapi setelah mengetahui beda air aki keras dengan lunak, semoga tidak ada keraguan lagi dalam menggunakannya.

Sekian rekan-rekan... semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi kita bersama.