Persoalan Seputar Gear stater Suzuki Satria FU

Rekan-rekan... sesi berbagi kali ini membahas persoalan seputar gear stater Suzuki Satria FU, kejadian ini dialami oleh rekan kita yang tidak bisa menyalakan motornya dengan memencet tombol stater padahal aki motor dalam kondisi yang bagus. Langkah mendeteksi kerusakan dilakukan dengan cara sederhana dan dengan cepat inti permasalahan pun ditemukan. Bagaimana kisah selengkapnya... yuk, kita lanjutkan ceritanya.


Sejatinya motor Suzuki Satria FU yang dibawa rekan kita ke bengkel adalah motor bekas yang akan direkondisi agar kembali prima dan memuaskan bagi pembeli yang akan meminang nantinya. Jadi perbaikan terhadap mesin dan kelengkapan sepeda motor pun dilakukan dimana intinya motor menjadi enak saat dikendarai dan disukai oleh calon pembeli.

Bagian kelistrikan pun direparasi bahkan aki usang dilengser dengan yang baru namun motor tidak juga bisa nyala saat distater. Si empunya motor yang masih rekan sendiri pun mampir ke bengkel untuk berkonsultasi. Saat dideteksi, dinamo stater terdengar seperti berputar tapi tidak menggerakkan poros engkol. Hmmm... artinya tidak ada persoalan dengan jalur kelistrikan dan aki.

Dengan memiringkan motor kebagian kanan, bak magnet pun dibongkar... tujuan memiringkan adalah agar oli mesin tidak tumpah. Langkah ini sengaja dilakukan dari pada mengeluarkan oli mesin yang masih baru dan cara ini lebih praktis karena targetnya hanya untuk memastikan keberadaan salah satu komponen mesin yang akan menyampaikan putaran dinamo stater ke poros engkol.

Ternyata memang benar, gear stater kecil yang bentuknya seperti gambar diatas... tidak terdapat pada motor rekan kita yang membuat motor tidak bisa nyala saat tombol stater dipencet. Bagian dari part mesin ini terdiri dari pen panjang, pen pendek dan gear stater kecil. Pada kasus kali ini gear besar yang terdapat dibelakang magnet masih ada tapi tidak akan berfungsi tanpa adanya komponen ini.

Yup, solusinya... harus membeli komponen tersebut, karena tidak bisa dibuat sendiri dari tepung terigu yang ditambahkan mentega, wkwkwk... :) tapi sayangnya harga yang harus ditebus untuk mendapatkan part ini lumayan bikin kantong bolong karena harus merogoh saku agak dalam. Hmmm... bisa-bisa keuntungan jual beli motor bekas kali ini jadi menipis dan tidak bisa beli baju baru untuk lebaran nanti, hahaha...

Sekian rekan-rekan... semoga bisa menjadi referensi kita bersama. Ikuti terus MotorExpose karena kita akan terus berbagi pengalaman seputar aktivitas bengkel dan tidak sebatas pengecatan mau pun airbrush saja.