Dempul kecil untuk sepeda motor, apakah cukup?

Rekan-rekan MotorExpose... berdasarkan pengalaman yang kerap ditemui di bengkel, bagi yang ingin membeli sendiri bahan cat untuk sepeda motornya dan hanya membayar ongkos jasa pengecatan saja... selama ini tetap dilayani. Perihal dempul ukuran kecil sering menjadi pertanyaan bagi pemilik motor, apakah cukup?


Yup, sebenarnya tergantung banyak bidang yang mau di dempul. Kebutuhan dempul untuk body cover sepeda motor, biasanya sangat sedikit sehingga jarang dibebankan kepada rekan-rekan yang mengecat sepeda motornya meski perjanjian awal semua bahan cat ditanggung konsumen dan hanya membayar ongkos jasa. Tapi dengan catatan, apa bila stok dempul di bengkel masih ada... jika tidak ada, terpaksa dibeli sendiri... hehe :)

Meski ukurannya kecil, untuk body cover motor kebutuhannya hanya untuk menghilangkan baret yang dalam atau meratakan bagian yang direparasi lantaran pecah. Biasanya teknik memanaskan dengan bantuan solder menjadi jurus pamungkas dan trik akal-akalan dalam memperbaiki body cover motor yang retak bahkan pecah. Nah... disitu dempul memainkan perannya agar permukaannya kembali rata... tapi tetap tidak dibutuhkan dalam jumlah yang banyak sehingga dempul ukuran kecil tetap mumpuni alias sudah lebih dari cukup.

Bahkan untuk pengecatan vespa sekali pun, sekaleng dempul kecil kadang sudah bisa membuat body Vespa kembali rata dan mendapatkan hasil pengecatan yang baik dan mulus. Walah... pelit, haha... :)
Bukannya pelit, rekan-rekan... body semok yang akan didempul biasanya lantaran penyok. Sebelum didempul, bagian yang penyok diketok sedemikian rupa agar nantinya tidak membutuhkan dempul yang banyak. Tujuannya bukan untuk irit, melainkan supaya dempul tidak mudah rontok lantaran diaplikasikan terlalu tebal.

Jadi... dempul kecil untuk sepeda motor, apakah cukup? Kesimpulannya... cukup dan dan sudah bisa mengatasi persoalan baret dan tidak rata saat pengecatan sepeda motor. Sedikit catatan, dempul kecil memiliki hardener dalam ukuran kecil juga. Saat digunakan, sebaiknya perhitungkan kebutuhan dempul agar perbandingan komposisi dengan hardener tetap sesuai dengan petunjuk yang ada. Jika kebablasan, hardener bisa habis sementara masih ada bagian yang butuh didempul. Sebaliknya, jika hardener yang ditambahkan terlalu sedikit... bisa mengakibatkan dempul tidak bisa keras sempurna.

Sekian rekan-rekan... semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi kita bersama.