Motor bekas Honda Beat FI 1 tahun pakai, ganti oli gardan biar aman

Rekan-rekan Motor Expose... sekalipun Honda Beat FI keluaran awal 2015 sekitar 1 tahun pakai, namun status motor bekas yang perlakuan selama ditangan pihak pertama tidak bisa diketahui dengan pasti. Beda halnya jika yang punya adalah tetangga sebelah rumah atau rekan sendiri yang dikenali tabiat dan kepribadian nya. Jadi... biar aman, penggantian oli mesin dan gardan atau transmisi sebaiknya dilakukan agar hati tenang dan yakin kondisi motor sudah berada dalam kondisi yang baik. Apa saja yang kita butuhkan untuk bisa melakoni nya sendiri? Yuk... kita kupas lebih dalam lagi.


Sedikit tips saat ingin mengganti oli gardan yang bersamaan dengan penggantian oli mesin, setelah mesin dalam kondisi tidak panas lagi... oli transmisi atau oli gardan sebaiknya diganti lebih dahulu. Lho... apa ada pengaruhnya ? Sebenarnya tidak ada... sebab oli gardan alias oli transmisi tidak ada hubungan nya sama sekali dan tidak pernah bersatu (^_^)

Lalu apa tujuan untuk mendahulukan mengganti oli gardan yang kebetulan diterapkan pada Honda Beat FI yang baru dipinang rekan kita ini? Sebuah alasan sederhana, lantaran dilakoni sendiri... peralatan / perkakas tentu saja tidak seperti di bengkel sepeda motor yang lengkap dan sudah tersedia. Nah, disini kita memanfaatkan botol kemasan oli transimisi / gardan untuk dijadikan corong untuk memasukkan oli mesin nantinya dengan memotong bagian pantat botol.

Keuntungan pertama yang kita dapatkan yaitu tidak perlu repot mencari corong untuk memasukkan oli mesin nanti. Keuntungan kedua, dengan merusak kemasan botol artinya membantu mengantisipasi pemalsuan dimana kerap terjadi kemasan botol yang masih dalam kondisi baik bisa dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mendapatkan keuntungan dengan cara yang tidak wajar.

Lanjut... pada bagian belakang dekat bak CVT terdapat 2 buah baut yang memiliki fungsi berbeda, satu untuk mengeluarkan oli transmisi dan satu lagi untuk memasukkan. Pada saat penggantian... baut pembuangan dibuka terlebih dahulu dan jangan lupa siapkan wadah penampung agar oli transmisi bekas tidak berceceran. Memiringkan motor kebagian kiri sering dilakukan dalam asumsi membuat oli gardan terkuras keseluruhannya. Boleh... asal jangan sampai motor rebah lantaran terlalu miring seperti balapan MotoGp, hehe... (^_^)

Kemudian saat memasukkan oli transmisi yang baru, hal yang paling penting untuk diingat adalah baut yang fungsinya untuk pembuangan harus dalam kondisi terpasang lagi. Nah... ini yang sering lupa dan berujung oli transmisi keluar lagi saat dimasukkan dari baut bagian atas. Yang pasti... bisa bikin rekan-rekan yang melihat bakal tertawa terpingkal-pingkal, wkwkwk (^_^)

Sip... intinya setelah penggantian oli gardan / transmisi berhasil dilakukan, jangan lupa untuk mengecek kembali kekencangan 2 baut agar tidak lepas lantaran getaran saat motor sudah nyala dan dijalankan. Sedikit catatan, lantaran melakukan penggantian oli gardan untuk motor sendiri, lakukan saja dengan santai dan tenang... tidak usah tergesa-gesa sebab tidak akan ada yang mendesak, lagian tidak ada upah alias bayaran yang akan diterima meski kerja cepat terselesaikan (^_^)

Sekian rekan-rekan... semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi kita bersama.