Kerusakan pada rumah kopling otomatis

Rekan-rekan Motor Expose... komponen bergerak tidak terlepas dari gesekan, dimana keausan tidak dapat terhindarkan. Apalagi pada part yang memang cara kerjanya bergesekan, seperti kerja kopling otomatis. Gesekan terjadi antara kampas kopling sentrifugal dengan rumah koplingnya membuat gerusan yang lumayan dalam setelah dipakai beberapa tahun. Kerusakan kecil sekalipun tetap memberikan dampak terhadap performa mesin.


Kerusakan pada rumah kopling otomatis berdampak pada akselerasi sepeda motor. Kampas sentrifugal tidak mendekap sempurna terhadap rumah koplingnya, sehingga putaran dari poros engkol tidak sepenuhnya tersalur ke kopling manual dimana ujung putaran berakhir pada putaran roda belakang.

Trus, apa yang terjadi jika rumah kopling yang sudah aus tidak juga diganti ? Sebenarnya, tidak ada masalah... karena motor masih tetap jalan dengan baik. Hanya saja dibandingkan kondisi yang masih bagus, perbedaan akan terasa. Saat tarikan awal, motor terasa kurang berakselarasi lantaran terjadi slip pada sistem kopling otomatis.

Perbaikan dengan cara meratakan kembali permukaan rumah kopling otomatis yang sudah terkikis bisa dilakukan dengan cara dibubut. Tapi itu baru sebatas teori, lho... lha, sampai sekarang cara tersebut belum pernah diterapkan sendiri (^_^)

Opsi kedua yaitu dengan mengganti rumah kopling berikut kampas sentrifugalnya agar hasilnya memuaskan. Namun harganya lumayan untuk membuat otak mikir lagi untuk mengganti atau tetap mempertahankan yang lama.

Yup, intinya ciri kerusakan pada rumah kopling otomatis bisa dilihat dari keausan yang berbentuk alur pada permukaan yang bersentuhan dengan kampas kopling sentrifugal. Dampak dari keausan, membuat akselerasi motor menjadi berkurang lantaran terjadi slip kopling.

Sekian dulu rekan-rekan... semoga bisa menjadi referensi kita bersama, kesempatan yang akan datang kita bahas lebih dalam lagi.